TERNYATA INI PENYEBAB UTAMA PENGHASILAN ADSENSE TURUN

By Aneka Cara Blog - November 19, 2017
Advertisement

ANEKA CARA BLOG - TAK sedikit para publisher Adsense baru bertanya-tanya mengapa tiba-tiba penghasilannya turun, padahal kemarin ada kenaikan atau bahkan mendapat lonjakan pendapatan. Terkadang saat melihat lalu lintas pengunjung masih normal atau bahkan naik dari sebelumnya. Mengapa ini bisa terjadi? Apa penyebabnya? Mari sama-sama mempelajari kasus ini!

Tanda penurunan penghasilan bisa dilihat pada grafik dalam akun Adsense. Tanda tersebut dapat dilihat pada nilai RPM (Revenue per Milletayangan halaman) maupun CTR (Click Throught Rateklik) yang ditandai dengan garis merah. Bahkan ketika kasus ini dicek tiap hari, para publisher akan mendapati kenyataan semacam itu. Kadang grafik naik, kadang turun—bahkan turun secara drastis.

Tetap tenang dan teruslah berkreativitas menulis artikel! Selama tidak terjadi pelanggaran, semua pasti baik-baik saja. Kejadian semacam ini masih normal alias wajar terjadi. Tidak perlu panik atau ambil pusing. Badai pasti berlalu, Gan! Fokus saja pada lalu lintas pengunjung blog atau situs Anda dengan terus memproduksi artikel-artikel bermutu serta berkualitas. Sebab ini pula yang menjadi penentu apakah pendapatan Anda bertambah atau tidak. Artikel-artikel yang Anda buat inilah yang akan terus mendatangkan penghasilan. Tanpa kerja keras membuat artikel bermutu, sudah pasti Anda tertinggal dari publisher lain yang lebih produktif. Inilah nilai jualnya sekaligus modal sebagai seorang publisher. Memang butuh kesabaran menjadi seorang publisher. Semua pasti ingin cepat mendapat bayaran, tapi tak segampang itu, kan? Semua butuh proses dan kerja keras. Butuh daya juang tinggi agar bisa bersaing secara sehat dengan publisher lain.

Sebagai publisher baru, hal utama yang perlu dipahami adalah bahwa peghasilan yang didapat selama ini bersumber dari pengiklan Google AdWords. Sekali lagi ingat! Pendapatan publisher adalah dari iklan yang tanyang di situs. Seberapa besar atau banyak penghasilan tergantung pada jumlah yang dibelanjakan pihak pengiklan (Google AdWords). Bermula dari pengiklan inilah nilai pendapatan berubah-ubah sepanjang waktu. Faktanya, pengiklan memberi nilai berbeda-beda, bahkan bisa jadi sangat kecil. Proses lelalang iklan turut andil dan sangat memengaruhi nilai yang diberikan pada publisher. Seperti halnya pelelangan, pasti terjadi penawaran terhadap pasar. Intinya, semua penghasilan tergantung pada nilai yang diberikan oleh pihak pengiklan.

Kasus-kasus naik atau turunnya pendapatan kadang musiman. Tingkat aktivitas publik saat menggunakan internet juga berpengaruh. Semisal pada hari-hari besar atau hari libur, kemungkinan grafik menurun atau malah naik. Namun saat ini, mungkin para publisher diuntungkan dengan adanya sosial media atau telepon genggam yang memudahkan siapa saja mengakses informasi apa pun dalam genggamannya. Musim apa pun nyaris tidak berpengaruh terhadap aktivitas seseorang untuk internetan. Jika sudah demikian, tinggal para publisher masih tetap produktif menulis atau tidak. Jika tidak, sudah pasti penghasilannya melambat menuju target yang diharapkan.

Selain itu, saat ini Google Adsense sudah memiliki perangkat cukup canggih untuk meemantau aktivitas dari para publishernya. Kegiatan klik yang tidak valid sudah pasti tidak dihitung. Lambat laun penghasilan yang terdeteksi tidak wajar, secara sendirinya hilang atau berkurang. Penghasilan yang dihitung adalah sesuai dengan aktivitas valid atau sah. Dan hal ini pula penyebab mengapa penghasilan tiba-tiba turun.

Sebagai publisher yang baik, sebisa mungkin pertahankan lalu lintas pengunjung, sebab ketika situs berkurang pengunjungnya pasti berdampak pada pendapatan. Sekali lagi—pendapatan para publisher adalah dari pengiklan—secara korelatif, ketika situs sepi pengunjung tentu tidak banyak iklan yang tayang. Jika iklan tidak banyak tayang di situs, maka penghasilan publisher tidak bertambah. Setidaknya para publisher bisa memantau RPM maupun CTR di akun Adsense sebagai tolok ukur seberapa banyak penghasilan yang didapatkan sepanjang waktu.

Demikian artikel terkait alasan mengapa penghasilan Adsense tiba-tiba turun atau mendadak naik sepanjang waktu. Semoga bermanfaat.

ADVERTISEMENT
  • Share:
ADVERTISEMENT
Loading...

You Might Also Like

ADVERTISEMENT
loading...
loading...
IKLAN

2 comments

Terima kasih sudah berkenan baca artikel kami. Bagi para pengunjung harap memerhatikan kaidah ini saat berkunjung:
1. Mohon meninggalkan komentar yang etis setelah baca artikel atau sebelum meninggalkan blog. Komentar tak etis pasti dihapus.
2. Jangan melakukan spam atau promosi link jual beli produk tertentu.
3. Apabila ingin mengutip atau mengambil isi artikel, mohon mencantumkan sumber artikel jika tulisan tersebut berasal dari blog kami. Plagiarisme, apalagi tinggal salin isi naskah tanpa mengolah ulang terlebih tanpa izin adalah kejahatan intelektual. Saling menghargai jauh lebih penting daripada kepuasan sesaat.

ADS